KABUPATEN KEEROM WILAYAH PERBATASAN REPUBLIK INDONESIA-PAPUA NEW GUINEA

Penanaman Modal

Potensi Dan Peluang Investasi


Saat masih menjadi bagian Kabupaten Jayapura, ketujuh distrik di Kabupaten Keerom merupakan wilayah pengembangan III yang di prioritaskan menjadi daerah transmigrasi, sentra pengembangan pertanian tanamanpangan dan hortikultura, serta perkebunan. Meski kini sudah berganti induk, ketujuh daerah tersebut tetap akan dikembangkan seperti yang pernah direncanakan.

Distrik Arso dikenal sebagai penghasil sayur-mayur seperti tomat, sawi, dan kol, serta berbagai jenis buah-buahan. Kabupaten Keerom juga memiliki potensi lahan yang cukup luas dan kesesuaian agroklimat bagi pengembangan tanaman perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kakao. Bidang usaha berikutnya yang juga berpeluang untuk dikembangkan adalah sub sector peternakan. Bahkan hasil produksi ternak ayam dan kambing dari Arso menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan daging kota Jayapura. Sector lain yang juga berpotensi untuk dikembangkan adalah sector pertambangan, serta kebudayaan dan parawisata.

 

Realisasi Investasi


Realisasi investasi di Kabupaten Keerom sampai dengan tahun 2012 baik Penanam Modal Asing (PMA) maupun Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) telah mencapai 13 perusahaan. Akan tetapi dari angka tersebut, hanya 9 perusahaan yang masih aktif,  3 perusahaan yang macet dan 1 perusahaan belum beroperasi.

Walaupun realisasi PMDN terus bertambah namun angka tersebut masih jauh dari rencananya. Hingga tahun 2011 realisasi investasi hanya mencapai 1,2 % dibanding rencananya.

Untuk tahun 2011, PMDN mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 820 Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sedangkan untuk Tenaga Kerja Asing (TKA) belum ada yang terserap.

Jumlah investor terbanyak berada di Distrik Skanto dengan 6 buah perusahaan, disusul oleh Distrik Arso dan Arso Timur, masing-masing dengan 3 buah perusahaan. Sebagian besar investor di Kabupaten Keerom, menggerakan usahanya di bidang pertanian khusunya pengembangan komoditas kelapa sawit dan kakao yang totalnya mencapai 8 perusahaan.

Profil Kepala Daerah

Polling

Menurut anda apakah program pembangunan di kabupaten Keerom berjalan dengan baik?